Filamen sering ngga keluar, gimana solusinya gan?

Anda pemilik 3D Printer? Pasti pernah mengalami error filament tiba2 gak keluar pas lagi ngeprint. Apapun pekerjaan anda, jasa print 3D, bikin props untuk cosplay, riset komponen ringan, pasti sebel ketika terjadi error ini.

source: simplify3d.com
source: forum.simplify3d.com

Salah satu problem yang sering saya temui saat ganti jenis filament (dari biasanya PLA jadi ABS, PETG, Flexible, dll.) adalah filament tiba2 gak keluar. Setelah bereksperimen, saya coba list beberapa sumber masalahnya:

  • Fan duct kegeser jadi niup nozzle, temperature nozzle jadi kurang panas dan filament ngga mau keluar.
  • Slicer error (jarang sekali, mungkin hanya 1 dari 100 print).
  • Kehabisan filamen!
  • Filamen disimpan tidak terbungkus, menjadi sarang debu dan kotoran yang ikut masuk ke hotend dan menyumbat nozzle
  • Kelupaan ganti setting (cth: ABS lupa matiin fan)


Kalau anda adalah penyedia jasa print 3D dan sedang print pesanan 24 jam trus tiba2 filamen ga keluar, nyesek ga rasanya?

source: fabrique-garenumerique.fr

Maka dari itu, biar masalah2 tsb. ngga terjadi lagi saya coba lakukan:

  1. Filamen yang sudah dibuka, dibungkus kembali di wadah tertutup yang kedap udara. Mengapa begitu? Karena jika dibiarkan terbuka, besar kemungkinan filament akan ditempeli debu – debu atau partikel pengotor lainnya yang berpotensi membuat nozzle tersumbat. Selain itu, jika dibiarkan terbuka lama maka filament akan menjadi getas dan mudah patah karena menyerap kelembaban. Beberapa jenis filament seperti Nylon dan flexible sangat dianjurkan untuk selalu disimpan dalam tempat tertutup yang kedap udara. Bisa disimpan di enclosure atau wadah tertutup lainnya.
  2. Bikin template setting di Cura untuk tiap jenis dan merk filament, bisa dicek juga di artikel yang saya buat sebelumnya tentang Cara Mengganti Material di Cura tanpa Repot.
  3. Ngencengin mounting fan duct biar ngga kegeser. Ini sering terlewatkan. Jika fan duct malah meniup nozzle / pemanas alih-alih filament yang keluar, yang ada malah nozzle menjadi dingin dan filament susah keluar. Selain itu, juga menyebabkan heater bekerja lebih keras.
  4. Menggunakan enclosure, agar filament dan 3D Printer terlindungi dari debu, kelembaban, dan udara sekitar.
  5. Mengecek ulang setting temperature filament, apakah sudah sesuai dengan bahan? (tidak terlalu dingin atau panas)
  6. Memasang sensor filamen, versi sederhananya bisa menggunakan limit switch/endstop.
DIY 3D Printer Filament Dry Boxes – CleverCreations
filament storage box (source: clevercreations.eu)
Ender 3 Filament Run-Out Sensor - Creating With Cliff
Sensor filament dari endstop (source: creatingwithcliff.com)


Pembahasan lengkap mengenai penyebab dan solusi dari filament berhenti keluar saat print bisa didownload dalam bentuk pdf (2 halaman, bergambar, dan berwarna)

Apa ada lagi yang belum saya sebutin untuk masalah dan solusinya? Mohon agan – agan bantu untuk melengkapi biar jadi panduan print anti gagal 100%. Terimakasih banyak telah membaca!

Mari bersama kita mencerdaskan bangsa! Jika anda berminat untuk menulis artikel dan opini tentang 3D Print, mari bergabung bersama dengan menghubungi WhatsApp/Call 0813 – 3936 – 6374 !


Kamu akan tertarik membaca artikel ini!

Leave a Reply

© TRIDIKU | Surabaya, Indonesia

Gedung Forensik. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya

Background from freepik.com

Daftar Sekarang untuk Memulai Bisnismu!

Kami tidak akan pernah menyebarkan informasi dan data diri anda

JANGAN LEWATKAN INFO MENARIK LAINNYA!